EVALUASI PEMBELAJARAN (Perbedaan antara Pengukuran dan Penilaian dalam Kegiatan Evaluasi)
EVALUASI PEMBELAJARAN
Membedakan antara Pengukuran dan Penilaian dalam Kegiatan Evaluasi
Membedakan antara Pengukuran dan Penilaian dalam Kegiatan Evaluasi
Terdapat suatu data yang berhubungan dengan jumlah Body Mass Index (BMI) dari sejumlah mahasiswa yang mengikuti mata kuliah evaluasi pembelajaran jurusan pendidikan matematika di sebuah IKIP. Seperti yang tercantum dalam tabel di bawah ini:
BODY MASS INDEX DARI SEJUMLAH MAHASISWA YANG MENGIKUTI MATA KULIAH EVALUASI PEMBELAJARAN JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DI SEBUAH IKIP
No Body Mass Index Banyak Mahasiswa
1. 16,00-16,99 4
2. 17,00-18,49 5
3. 18,50-22,99 10
4. 23,00-24,99 9
5. 25,00-27,49 7
6. 27,50-29,99 6
7. 30,00-32,49 5
8. 32,50-34,99 3
9. 35,00-37,49 3
Jumlah 52
Menurut WHO, BMI (Body Mass Index) untuk orang normal yaitu antara 18,50 – 24,99.
Berdasarkan data di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa:
BODY MASS INDEX DARI SEJUMLAH MAHASISWA YANG MENGIKUTI MATA KULIAH EVALUASI PEMBELAJARAN JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DI SEBUAH IKIP
No Body Mass Index Banyak Mahasiswa
1. 16,00-16,99 4
2. 17,00-18,49 5
3. 18,50-22,99 10
4. 23,00-24,99 9
5. 25,00-27,49 7
6. 27,50-29,99 6
7. 30,00-32,49 5
8. 32,50-34,99 3
9. 35,00-37,49 3
Jumlah 52
Menurut WHO, BMI (Body Mass Index) untuk orang normal yaitu antara 18,50 – 24,99.
Berdasarkan data di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa:
- Berdasarkan pengertian dari pengukuran menurut Cangelosi (1995) yaitu pengukuran sebagai suatu proses pengumpulan data melalui pengamatan empiris untuk mengumpulkan informasi yang relevan dengan tujuan yang telah ditentukan. Dan dari sifat pengukuran yaitu bersifat kuantitatif maka data diatas merupakan data dari hasil pengukuran yang mana Body Mass Index dari sejumlah mahasiswa diukur menggunakan rumus BMI yaitu BMI = berat (kg) /tinggi^2 (m).
- Sedangkan yang dimaksud penilaian sendiri dapat diartikan sebagai pengambilan suatu keputusan terhadap sesuatu dengan ukuran baik buruk. Penilaian bersifat kualitatif (Suharsimi Arikunto). Berdasarkan definisi tersebut maka dapat dilakukan penilaian terhadap hasil dari pengukuran dari data di atas yaitu
- Mahasiswa yang mempunyai BMI < 18,50 dan > 25,00 maka dinyatakan tidak normal.
- Mahasiswa yang mempunyai BMI < 18,50 maka mempunyai tubuh kurus sedangkan mahasiswa yang mempunyai BMI ≥ 25,00 maka mengalami kegemukan.

Komentar
Posting Komentar