TUGAS
DEFINISI WIRASWASTA, WIRAUSAHA DAN KEWIRAUSAHAAN


Untuk memenuhi tugas mata kuliah kewirausahaan
Oleh dosen :
Hj. Umi Hidayati, S.Pd, M.M









Disusun oleh :
Ida Ratna Sari  NIM : 201010300567




Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan PGRI Nganjuk
        STKIP PGRI NGANJUK
2013







Definisi Wiraswasta, Wirausaha dan Kewirausahaan

A.    Definisi Wiraswasta
1.    Menurut Daoed Yoesoef (1981:78)
Wiraswasta adalah memimpin usaha, baik secara teknis dan/atau ekonomis dengan aspek fungsional seperti: memiliki, mengurus, menerima tantangan ketidak pastian, mempelopori usaha baru, penemu (innovator) ataupun peniru (imitator); dengan cara memburu keuntungan dan manfaat secara maksimal serta membawa usaha ke arah kemajuan, perluasan, perkembangan, melalui jalan kepemimpinan ekonomi demi kenaikan prestise, kebebasan, kekuasaan dan kehormatan serta kontinuitas usaha.
2.    Haryati Subadio.
Wiraswasta adalah manusia teladan yang berbudi luhur yaitu manusia yang mampu berdiri atas kemampuan sendiri, tidak saja dalam sektor swasta tapi juga dalam sektor Negara.
3.    Sudjoko.
Wiraswasta adalah mereka yang memiliki dan masih memiliki nilai- nilai manusia perintis, pelopor, pejuang kemerdekaan, pejuang kemajuan.
4.    Suharsono Sagir.
Wiraswasta adalah seorang yang  modal utamanya  ketekunan yang dilandasi sikap optimis, kreatif dan melakukan usaha sebagai pendiri pertama disertai dengan keberanian menanggung resiko berdasarkan suatu perhitungan dan perencanaan yang tepat.
5.    Fadel Muhammad.
Wiraswasta adalah orang yang memfokuskan diri pada peluang bukan pada resiko.
6.    Soesarsono Wijandi.
Wiraswasta bukanlah teladan dalam usaha partikelir (Swasta), melainkan adalah sifat-sifat  keberanian, keutamaan, keteladanan dan semangat yang bersumber dari kekuatan sendiri, dari seorang pendekar kemajuan, baik dalam kekaryaan pemerintahan maupun dalam kegiatan apa saja di luar pemerintahan dalam arti yang menjadi pangkal keberhasilan seseorang.
Kesimpulan : Wiraswasta adalah orang dalam dunia usaha yang dikeadaan bagaimana daruratnya, tetap mampu berdiri atas kemampuan sendiri untuk menolong dirinya keluar dari kesulitan yang dihadapinya. Dan dalam keadaan yang biasa  (tidak darurat) manusia-manusia wira-swasta bahkan akan mampu menjadikan dirinya maju, kaya, berhasil, lahir dan batin.


B.    Definisi Wirausaha
1.    Joseph Schumpeter
Entrepreneur as the person who destroys the existing economic order by introducing new products and services, by creating new forms of organization or by exploiting new raw materials (Bygrave, 1994:l) Wirausaha adalah orang yang mendobrak sistim ekonomi yang ada dengan memperkenalkan barang dan jasa yang baru, dengan menciptakan bentuk organisasi baru atau mengolah bahan baku baru.
2.   (Bygrave, 1994:2)


Entrepreneur is the person who prerceives an opportunity and creates an organisasion to pursue it . Wirausaha adalah orang yang melihat adanya peluang kemudian menciptakan sebuah organisasi untuk memanfaatkan peluang tersebut.
3.    Raymond, (1995)
Wirausaha adalah orang yang kreatif dan inovatif serta mampu mewujudkanya untuk meningkatkan kesejahteraan diri, masyarakat dan lingkungan.
4.    Kasmir (2006)
Wirausaha adalah orang yang berjiwa berani mengambil resiko untuk membuka usaha dalam berbagai kesempatan.
5.    Menurut Arif F. Hadipranata,
Wirausaha adalah sosok pengambil risiko yang diperlukan untuk mengatur dan mengelola bisnis serta menerima keuntungan financial ataupun non uang.
Kesimpulan : wirausaha adalah orang yang berani memgambil resiko dalam memanfaatkan peluang bisnis ekonomi secara kreatif untuk keuntungan financial maupun kesejahteraan diri, masyarakat maupun lingkungan.

C.    Kewirausahaan
1.    Kewirausahaan menurut David E. Rye (1996: 6)


adalah suatu pengetahuan terapan dari konsep dan teknik manajemen yang disertai risiko dalam merubah atau memproses sumberdaya menjadi output yang bernilai tambah tinggi (value edded). Perubahan ini dilakukan melalui menciptaan diferensiasi, standarisasi, proses dan alat desain dalam menciptakan pasar dan pelanggan baru.
2.    Kewirausahaan menurut Instruksi Presiden Republik Indonesia (INPRES) No. 4 Tahun 1995 tentang Gerakan Nasional Me-masyarakat-kan dan Mem-budaya-kan Kewirausahaan.


adalah semangat, sikap, prilaku dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha dan/atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari menciptakan, menerapkan cara kerja, teknologi dan produk baru dengan meningkatkan efesiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan/atau memperoleh keuntungan yang lebih besar.
3.    Thomas W Zimmerer
Kewirausahaan adalah penerapan kreativitas dan keinovasian untuk memecahkan permasalahan dan upaya memanfaatkan peluang-peluang yang dihadapi orang setiap hari.
4.    (Soeharto Prawiro, 1997)
Kewirausahaan adalah suatu nilai yang diperlukan untuk memulai suatu usaha (start-up phase) dan perkembangan usaha (venture growth).
5.    Robbinb & Coulter
Entrepreneurship is the process whereby an individual or a group of individuals uses organized efforts and means to pursue opportunities to create value and grow by fulfilling wants and need through innovation and uniqueness, no matter what resources are currently controlled. (Kewirausahaan adalah proses dimana seorang individu atau kelompok individu menggunakan upaya terorganisir dan sarana untuk mencari peluang untuk menciptakan nilai dan tumbuh dengan memenuhi keinginan dan kebutuhan melalui inovasi dan keunikan, tidak peduli apa sumber daya yang saat ini dikendalikan).
Kesimpulan : kewirausahaan adalah suatu proses dalam menerapkan kreativitas, inovasi dan nilai-nilai yang diperlukan dalam dunia usaha untuk mencari, menciptakan, menerapkan cara kerja, teknologi dan produk baru dengan meningkatkan efesiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan atau memperoleh keuntungan yang lebih besar.

Komentar

Postingan Populer